D'Coffee —Lahan 1.200 hektare (ha) akan disiapkan untuk pengembangan komiditi kopi jenis Robusta di Kotamobagu. Hal ini dikatakan kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Muljadi Suratenojo, melalui Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Ramjan Mokoginta, Sabtu (25/5). "1.200 hektare lahan yang kami garap untuk pengembangan kopi jenis Robusta di Kotamobagu," ungkap Ramjan.
Menurutnya, lahan tersebut berlokasi di perkebunan Mobalang Desa Poyowa Besar, Kecamatan Kotamobagu Selatan. "Kualitas tanah di lokasi tersebut sangat cocok untuk pengembangan komoditi kopi Robusta. Sebab, diukur dari ketiggiannya mencapat 950 meter diatas permukaan laut (MDPL)," jelasnya.
Senada, Kepala Badan Perencanaa, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Sofyan Mokoginta menambahkan, pengembangan tanaman kopi di Kotamobagu sudah sesuai penentapan Kementerian Pertanian pada 2016 lalu. Sementara untuk pelaksanaanya akan dimulai tahun ini.
Dia juga mengatakan akan bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (PuslotKoka) Jember untuk melakukan riset penelitian kembali unsur tanah dan iklim di lokasi perkebunan tersebut.
"Untuk pengembangan kopi di Kotamobagu memang sudah ditetapkan pada 2016 lalu. Nah, untuk tindak lajutnya kami akan melakukan riset untuk memeriksa keadaan tanah di lokasi tersebut. Iklim juga menjadi salah satu syarat pengembangan kopi di sana," tukasnya.(tr-06/tan)
Telah dipublikasikan di manadopostonline sini>>>

No comments:
Post a Comment